Bekerja Secara Cerdas, Bukan Curang

work hard intteligent

Gambar di atas sering digunakan para motivator dadakan untuk mengatakan: "Bekerja dengan cerdas bukan bekerja keras". Langsung saja saya katakan bahwa gambar di atas adalah bodoh alih-alih cerdas.

Bukan saja orang pada ilustrasi itu mengubah bentuk dari kubus ke bola, dia juga mengurangi volume bangun ruang tersebut dengan cara memangkasnya dengan pisau. Dia juga sudah merusak maksud asli dari si pemberi perintah untuk memindahkan sebuah kubus, bukan bola.

Hanya satu tujuan yang berhasil dicapai oleh orang tersebut yaitu memindahkan suatu benda dari sumber ke target. Dia mengabaikan tujuan lain yang tidak kalah pentingnya, seperti kesesuaian bentuk awal dan bentuk akhir, ketepatan atau ketelitian bekerja. Orang-orang seperti ini sangat berbahaya karena hanya mementingkan tujuan yang paling mudah diukur dan berdampak langsung terhadap dirinya sendiri, egois.

Saya mengerti konsep tersebut, namun secara teknis gambar itu mengatakan untuk "memotong sudut". Mengambil jalan pintas dan berbuat curang bukan merupakan suatu hal yang baik.


Tabik.

Author

Setiyabudi

Tepung terigu, minyak sayur, tepung tapioka, garam, pemantap (nabati dan natrium tripolifosfat) pengatur keasaman, mineral (zat besi), pewarna, antioksidan *lho kok ini isinya komposisi mi instan?*

comments powered by Disqus